Komisi 2 DPRD Kota Bengkulu Sidak Jalan dan Jembatan Rusak

Komisi II DPRD Kota Bengkulu didampingi 2 orang Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Marliadi Marc dan Alamsyah M TPd Senin pagi (02/03) melakukan sidak terkait perbaikan infrastruktur di Jalan Tanggul Pinang Mas Kelurahan Bentiring Permai Kota Bengkulu. Masyarakat mengeluhkan jalan yang rusak serta potensi banjir yabng terjadi di pemukiman jika terjadi hujan lebat.
Komisi II DPRD Kota Bengkulu didampingi 2 orang Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Marliadi Marc dan Alamsyah M TPd Senin pagi (02/03) melakukan sidak terkait perbaikan infrastruktur di Jalan Tanggul Pinang Mas Kelurahan Bentiring Permai Kota Bengkulu. Masyarakat mengeluhkan jalan yang rusak serta potensi banjir yabng terjadi di pemukiman jika terjadi hujan lebat.

Masyarakat setempat meminta Jalan Tanggul diaspal karena berdampak jika terjadi hujan lebat. Selain itu warga juga meminta pembangunan jembatan yang terputus yang sampai saat ini tampak hanya terbuat dari batang kayu. Warga juga meminta perbaikan drainase yang juga mengalami kerusakan.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Indra Sukma Samosir mengatakan menurut Plt. Kadis PUPR, Jalan Tanggul masih milik Balai Wilayah Sumatera VII.

“Keterangan kadis PU itu jalan masih milik balai, jadi belum bisa kita membangunnya, harus ada serah terima dari balai baru bisa kita lakukan pembangunan. Nanti kita akan kunjungi balai untuk berkoordinasi masalah tersebut,”, ujar Indra Sukma.

Indra Sukma menambahkan jika jalan itu berhasil didorong untuk Balai Wilayah Sumatera VII untuk menyerahkan ke Pemerintah Kota Bengkulu, pihaknya akan mendorong Dinas PUPR untuk membangun jalan sesuai permintaan masyarakat.

“Nanti kita koordinasikan ke balai, jalan itu akan mereka kerjakan atau serahkan ke kota, kalau diserahkan ke kota akan kita anggarkan di APBD Perubahan jika bisa, kalaupun tidak kita coba anggarkan di APBD 2021,” tutup Indra Sukma.

Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Indra Sukma Samosir mengatakan menurut Plt. Kadis PUPR, Jalan Tanggul masih milik Balai Wilayah Sumatera VII.

“Keterangan kadis PU itu jalan masih milik balai, jadi belum bisa kita membangunnya, harus ada serah terima dari balai baru bisa kita lakukan pembangunan. Nanti kita akan kunjungi balai untuk berkoordinasi masalah tersebut,”, ujar Indra Sukma.

Indra Sukma menambahkan jika jalan itu berhasil didorong untuk Balai Wilayah Sumatera VII untuk menyerahkan ke Pemerintah Kota Bengkulu, pihaknya akan mendorong Dinas PUPR untuk membangun jalan sesuai permintaan masyarakat.

“Nanti kita koordinasikan ke balai, jalan itu akan mereka kerjakan atau serahkan ke kota, kalau diserahkan ke kota akan kita anggarkan di APBD Perubahan jika bisa, kalaupun tidak kita coba anggarkan di APBD 2021,” tutup Indra Sukma.